Krempyang, 18 Oktober 2026 – Dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Haul Akbar dan Haflah Pondok Krempyang tahun 2027, pengurus HIMSALIK (Himpunan Santri Alumni Pondok Krempyang) menggelar rapat koordinasi pada Ahad, 18 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Al-Khodijah 2 Pondok Krempyang, dengan dihadiri pengurus HIMSALIK dari berbagai wilayah serta pengurus HIMSALIK angkatan.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, menyatukan langkah, dan memantapkan kesiapan para alumni dalam mendukung kelancaran agenda besar Pondok Krempyang. Dalam kesempatan tersebut, KH. Moh. Ridwan Syaibani menyampaikan sejumlah arahan dan dawuh kepada para pengurus alumni sebagai pedoman dalam menjalankan organisasi serta menjaga hubungan dengan almamater.
Dalam arahannya, KH. Moh. Ridwan Syaibani menekankan pentingnya menjaga semangat khidmah dalam kehidupan berjamaah. Beliau mengingatkan bahwa kedatangan alumni ke pondok merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. sekaligus kesempatan untuk terus menyambung hubungan dengan para masyayikh dan almamater.
Beliau juga menegaskan bahwa kebersamaan dalam organisasi harus dijalankan dengan tertib dan teratur. Organisasi yang baik membutuhkan koordinasi, komunikasi, serta pembagian tanggung jawab yang jelas agar setiap program dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya pendataan alumni secara tertib dan berkelanjutan. Pengurus pondok dan madrasah diharapkan dapat membantu mendata alumni, kemudian berkoordinasi dengan pengurus HIMSALIK di masing-masing daerah. Para ketua pengurus wilayah juga diharapkan memiliki basis data alumni yang memadai agar komunikasi dan koordinasi dapat berjalan lebih efektif.
Dalam catatan dawuh tersebut, beliau turut mengingatkan bahwa santri yang pernah menempuh pendidikan di Pondok Krempyang maupun madrasah di lingkungan Krempyang, meskipun hanya dalam waktu singkat, tetap dapat disebut sebagai alumni. Hal ini menjadi pengingat bahwa ikatan dengan almamater tidak semata-mata diukur dari lamanya seseorang menimba ilmu, tetapi juga dari hubungan dan tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik pondok.
Dalam aspek keagamaan dan organisasi, KH. Moh. Ridwan Syaibani mengingatkan agar alumni Pondok Krempyang tetap memegang teguh asas Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah al-Hasyimiyah. Beliau juga memberikan perhatian terhadap pentingnya menjaga kerukunan antarsesama alumni, terutama dalam menyikapi perbedaan pandangan maupun praktik keagamaan.
Catatan arahan beliau turut menyinggung persoalan pelaksanaan Ibadah Jumat di lingkungan masyarakat, termasuk pentingnya menghindari sikap Ta’addudul Jum’at yang tidak sesuai dengan ketentuan syariat. Pesan tersebut menekankan perlunya menjaga persatuan dan menghindari hal-hal yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Selain itu, beliau mengingatkan agar siapa pun yang diberi amanah sebagai ketua atau pengurus organisasi alumni dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Kerukunan dan kebersamaan antarpengurus perlu dijaga agar organisasi tetap menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana pengabdian bagi para alumni.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memantapkan persiapan Haul Akbar dan Haflah Pondok Krempyang 2027. Melalui arahan yang disampaikan, para pengurus HIMSALIK diharapkan semakin memahami pentingnya kerja sama, pendataan alumni, serta koordinasi antara pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus angkatan, pondok, dan madrasah.
Melalui rapat koordinasi ini, semangat menjaga ukhuwah, menata organisasi, dan menguatkan khidmah diharapkan menjadi pijakan bersama dalam menyukseskan Haul Akbar dan Haflah Pondok Krempyang 2027 mendatang.
Media YIGA
Foto Arridlo Media











